Strategi Pembelajaran Concept Map

Posted by Budi Wahyono on Monday, December 10, 2012

Strategi Pembelajaran
Proses pembelajaran sebaiknya dilaksanakan dengan strategi pembelajaran yang bervariasi, disesuaikan dengan materi kuliah dan tipologi belajar mahasiswa. Strategi pembelajaran merupakan cara seorang dosen dalam kegiatan belajar mengajar untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Tipologi belajar merupakan gaya belajar mahasiswa dalam proses  pembelajaran. Munthe (2009) menyatakan bahwa strategi pembelajaran adalah alat atau media, bukan tujuan pembelajaran. Strategi pembelajaran dikatakan tepat jika sesuai dengan kecenderungan kompetensi sebagai totalitas hasil belajar yang akan dikembangkan, yakni apakah lebih bersifat kognitif, afektif, atau psikomotorik.

Pengertian Konsep dan Peta Konsep
Trianto (2010) menyatakan bahwa “konsep sangat penting bagi manusia dalam berfikir, dan dalam belajar. Dengan menguasai konsep dimungkinkan untuk memperoleh pengetahuan yang tidak terbatas”. Martin (1994) cit. Trianto (2010) menyatakan bahwa “Peta konsep adalah ilustrasi grafis kon­kret yang mengindikasikan bagaimana sebuah konsep tunggal di­hubungkan ke konsep-konsep lain pada kategori yang sama”. 

Pengertian Strategi Belajar Peta Konsep
Concept Map merupakan salah satu strategi pembelajaran yang mengaitkan tahapan siklus yang baru dengan tahapan siklus sebelumnya. Tujuan pembelajaran seharusnya didasarkan pada proses, di samping untuk menghasilkan produk atau karya, sehingga mahasiswa dapat terlibat aktif dalam penerapan teori yang menghasilkan karya.

Trianto (2010) menyatakan bahwa “Peta konsep menyediakan bantuan visual konkret untuk membantu pengorganisaian informasi sebelum informasi tersebut dipelajari”. Peta konsep menggunakan pengingat visual dan sensorik dalam suatu pola dari suatu ide yang berkaitan, seperti peta jalan yang digunakan untuk belajar, mengorganisasikan dan merencanakan. Peta ini dapat membangkitkan ide-ide orisinil dan memicu ingatan dengan mudah. Secara fungsional peta pemikiran diartikan sebagai teknik pemanfaatan keseluruhan otak dengan menggunakan citra visual dan prasarana grafis lain untuk untuk membentuk kesan. Olarewaju dan Awofala (2011) menyatakan bahwa:

Concept mapping “is a technique used to represent the relationships among concepts in a two- dimensional graph”. Concept mappings are a procedure that is used to measure the structure and organization of an individual’s knowledge. A concept mapping represents a collection of interconnected concepts with specified relationships between pairs of concepts identified on the links connecting them. Concept mappings are spatial representations of concepts and the interrelationships that are intended to represent the knowledge structures that humans store in their minds.
Konsep pemetaan adalah teknik yang digunakan untuk mewakili hubungan antara konsep-konsep dalam grafik dua dimensi. Konsep pemetaan adalah prosedur yang digunakan untuk mengukur struktur dan organisasi pengetahuan individu. Sebuah pemetaan konsep merupakan kumpulan konsep yang saling berhubungan dengan hubungan tertentu antara pasangan konsep diidentifikasi pada garis yang menghubungkan beberapa konsep tersebut. Konsep pemetaan adalah representasi spasial dari konsep dan keterkaitan yang dimaksudkan untuk mewakili struktur pengetahuan bahwa manusia menyimpan dalam pikiran mereka.

Cara Membuat Concept Map
Trianto (2010) menyatakan bahwa “Pembuatan peta konsep dilakukan dengan membuat suatu sajian visual atau suatu topik tertentu dihubungkan satu sama lain”. Untuk membuat concept map siswa / mahasiswa dilatih untuk mengidentifikasi beberapa ide kunci yang berhubungan dengan suatu topik dan menyusun beberapa ide tersebut dalam suatu pola logis.

Urgensi Concept Map
Ada beberapa urgensi concept map ditinjau dari beberapa kepentingan pembelajaran. Pertama, concept map merupakan representasi secara visual dari beberapa ide kunci yang berhubungan. Artinya, concept map merupakan satu bentuk diagram atau gambar visualisasi beberapa konsep yang saling berhubungan. Kedua, concept map mampu menunjukkan arti hubungan­ tersebut ke dalam bentuk label.

Macam-macam Peta Konsep
Nur (2000) cit.Trianto (2010) menyebutkan bahwa “peta konsep ada empat macam, yaitu pohon jaringan (network tree), rantai kejadian (events chain), peta konsep siklus (cycle concept map), dan peta konsep laba-laba (spider concept map)”. Trianto (2010) menyatakan bahwa “Dalam peta konsep siklus, rangkaian kejadian tidak menghasilkan suatu hasil final”.

{ 0 comments... read them below or add one }

Post a Comment