Pin It

Landasan Psikologis Pendidikan

Posted by Budi Wahyono on Friday, December 7, 2012

Pengertian tentang Landasan Psikologis - Pemahaman peserta didik, utamanya yang berkaitan dengan aspek kejiwaan, merupakan salah satu kunci keberhasilan pendidikan. Oleh karena itu, hasil kajian dan penemuan psikologis sangat diperlukan penerapannya dalam bidang pendidikan, terutama pengetahuan tentang aspek-aspek pribadi, urutan, cirri-ciri pertumbuhan setiap aspek, dan konsep tentang cara-cara paling tepat untuk mengembangkannya. Demikian halnya dengan anak didik yang memiliki bakat, kemampuan, minat, kekuatan serta perkembangan yang berbeda antara individu yang satu dengan yang lainnya. Sebagai implikasinta, pendidikan tidak mungkin memperlakukan sama kepada setiap peserta didik. Untuk itu, penyusunan kurikulum perlu berhati-hati dalam menyusun suatu program.

Perkembangan Peserta Didik sebagai Landasan Psikologis
Peserta didik selalu berada dalam proses perubahan, baik karena pertumbuhan maupun karena perkembangan. Pertumbuhan terutama karena pengaruh factor internal sebagai akibat kematangan dan proses pendewasaan, sedangkan perkembangan terutama karena prngaruh lingkungan. Salah satu aspek dari pengembangan manusia seutuhnya adalah yang berkaitan dengan perkembangan kepribadian, utamanya adar dapa diwujudkan kepribadian yang mantap dan mandiri.

Salah satu prinsip perkembangan kepribadian ialah bahwa perkembangan kepribadian mencakup aspek behavioral maupun aspek motivasional. Prinsip berikutnya kepribadian mengalami perkembangan yang menerus dan tidak terputus-putus. Terdapat dua hal tentang kepribadian yang ditinjau dari konteks perkembangan kepribadian yakni terintegrasinya seluruh komponen kepribadian kedalam struktur yang terorganisir secara sistemik dan terjadinya pola-pola tingkah lakuk yang konsisten dalam menghadapi lingkungannya. kedua hal ini mempunyai kaitan yang sangat erat dengan ego, proprium, jen, self dan self system yang merupakan inti dari kepribadian. Pada masa bayi, belum jelas pemisah antara aku dengan yang lain, seiring dengan perkembangan waktu, aku telah mulai berkembang menjadi aku yang sebenarnya. Konsep aku dipengaruhi oleh factor keadaan fisik, proses maturasi, harapan orang tua, sikap anggota keluarga, ekonomi keluarga, lingkungan sekolah, dan teman sebaya.

Baca Juga Artikel ini:

Tulis Komentar: