Pin It

Sasaran, Strategi dan Bauran Pemasaran

Posted by Budi Wahyono on Saturday, August 25, 2012

Sasaran dan Strategi Pemasaran
Langkah selanjutnya dalam perencanaan pemasaran adalah penulisan sasaran dan strategi pemasaran, langkah kunci dalam proses keseluruhan. Suatu sasaran adalah apa yang akan Anda ingin capai. Suatu strategi adalah bagaimana Anda berencana untuk mencapai sasaran Anda. Di seluruh tingkatan pemasaran pasti ada sasaran dan strategi. Misalnya, aka nada yang dinamakan sasaran dan startegi periklanan serta sasaran dan strategi harga. Hal penting dalam sasaran pemasaran (marketing objectives) adalah bahwa sasaran tersebut berbicara tentang produk dan pasar saja. Sasaran pemasaran adalah tentang satu atau lebih dari hal-hal sebagai berikut:
1.      Produk yang telah ada di pasar yang telah ada.
2.      Produk yang baru di pasar yang telah ada.
3.      Produk yang telah ada untuk pasar baru.
4.      Produk baru untuk pasar baru.

Sasaran pemasaran dapat diukur. Istilah pengarah seperti “maksimalisasi”, “minimalisasi”, “penetrasi”, dan “meningkat” dapat diterima jika ada pengukuran kuantitatif yang dapat dilekatkan pada istilah tersebut. Pengukuran dinyatakan dalam bentuk beberapa atau seluruh hal sebagai berikut: volume penjualan, nilai penjualan, pangsa pasar, laba, persentase penetrasi outlet, awareness, dan kepercayaan.


Strategi pemasaran adalah metode untuk mencapai sasaran pemasaran dan dinyatakan dalam bauran pemasaran (marketing mix) seperti digambarkan pada tabel 1.

Bauran Pemasaran
Jantung dari rencana pemasaran dinyatakan dalam bauran pemasaran (marketing mix). Bauran tersebut adalah suatu set variabel dalam rencana pemasaran yang dapat dikontrol yang biasanya dinyatakan dalam bentuk 4P—product (produk), price (harga), place (distribusi), dan promotion (promosi). Tantangan dari perencanaan pemasaran adalah pengoptimalan bauran dengan menyesuaikan setiap variabel serta anggaran untuk setiap variabel untuk memaksimalkan nilai bagi konsumen dan kontribusi bagi perusahaan yang diukur dalam penjualan dan laba atau sasaran organisasi lainnya.

Tabel 1. Bauran Pemasaran
Produk


Harga


Distribusi

Promosi
Kebijakan umum untuk penghapusan, pemodifikasian, penambahan, desain, pengepakan produk, dan sebagainya.

Kebijakan harga umum yang harus diikuti grup produk dalam segmen pasar.

Kebijakan umum untuk tingkatan distribusi dan layanan konsumen.

Kebijakan umum dalam berkomunikasi dengan konsumen melalui iklan, penjualan personal, promosi penjualan, hubungan masyarakat, hubungan masyarakat pemasaran, pemasaran langsung melalui pos, telepon, internet, dan pameran.

Misalnya, apakah menaikkan harga akan meningkatkan pendapatan per unit, menurunkan, atau meningkatkan pendapatan total tergantung pada elastisitas permintaan (demand elasticity) produk tersebut. Elastisitas permintaan tergantung pada kuantitas dan kualitas iklan dan bentuk komunikasi lainnya serta ciri-ciri dan manfaat produk itu sendiri. Di awal tahun 1996, Ford Motor Company tampaknya memperkirakan elastisitas harga yang berlebihan untuk mobilnya ketika menambahkan berbagai feature dan perbaikan mesin yang menaikkan harga di atas pesaing langsungnya, yang menawarkan mesin biasa, jumlah feature yang lebih sedikit, dan harga yang lebih rendah untuk bersaing dengan Ford. Chevrolet terlibat dalam iklan perbandingan langsung yang berfokus pada kelengkapan dasar serta keunggulan harga Chevrolet, dan berhasil mencuri pangsa pasar Ford.

Biaya setiap strategi hatus dihitung untuk menentukan kemudahan penerapannya. Dalam latihan ini, asumsi tentang tanggapan pasar harus dikombinasikan dengan perkiraan pengeluaran yang dibutuhkan untuk dapat mencapai alternatif yang paling tepat.

Baca Juga Artikel ini:

Tulis Komentar: