Friday, August 3, 2012

Mengomentari Artikel - Using Digital Images in Teaching and Learning

Bab : Visual Principles
Sub Bab : Digital Images
Judul Artikel : Using Digital Images in Teaching and Learning

Using images has clearly made teaching easier for many faculty. For others the effect goes much further; indeed, the potential for digital images to “revolutionize” teaching is enormous. Images in great abundance—universally accessible, flexible, shareable, and annotatable—could be at every teacher’s fingertips, ready to be retrieved and displayed at a moment’s notice. Many college teachers in this study attest to the powerful advantages digital images are currently giving them in their teaching and the richer experiences the images offer students in the classroom and in their studies.

However, as this report makes clear, there are many issues still to be resolved in the effective deployment of this new medium. To summarize:

  • Users must be able to regularly and efficiently find the best image for the job—with accompanying metadata attesting to its identity, authenticity and integrity and enabling its citation.
  • The technology must display images with ease in the appropriate resolution.
  • The technology must allow users to catalogue, store and manage images effectively for later retrieval and sharing.
  • Students must acquire fluency in reading, interpreting, manipulating, and managing images and in communicating effectively through them.
Teaching with images is also a skill that has to be learned—from peers and from instructional technology resources on campus. Creating forums, or other spaces such as Academic Commons, where experiences can be shared should be encouraged. Through all of this rings a common theme: the necessity of institutional preparedness. Digital technology moves quickly and can take institutions by surprise. Because images can be obtained easily online, it is falsely assumed that there needs to be little supportive infrastructure.

Sumber Artikel :

Komentar :
Sejalan dengan artikel di atas, bahwa memang gambar digital menjadikan proses pembelajaran lebih mudah dan efektif. Gambar digital membantu guru dalam menyampaikan materi pelajaran kepada siswa, sedangkan siswa akan lebih mudah memahami materi yang disampaikan dengan menyertakan gambar digital. Sebagai contoh, materi kebutuhan pokok manusia, salah satu kebutuhan primer manusia adalah makan dan minum, guru bisa menampilkan gambar seseorang yang sedang makan dan minum.

Meskipun demikian, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan media gambar digital ini, yaitu bahwa guru harus bisa memilih gambar yang benar-benar sesuai dengan materi yang akan disampaikan sehingga siswa bisa dengan mudah memahami maksud dari gambar tersebut. Contoh gambar seseorang yang sedang makan dan minum sudah sesuai dengan materi kebutuhan primer, tetapi apabila gambar untuk materi kebutuhan primer yang ditampilkan adalah gambar seseorang yang mengendarai mobil, hal ini tentu tidak sesuai dengan materi yang dibahas.

Selain permasalahan di atas, masih ada beberapa masalah yang menjadi penghambat dalam penggunaan media gambar digital ini, khususnya di Indonesia. Permasalahan tersebut adalah mengenai sedikitnya guru yang mampu menggunakan teknologi untuk menampilkan gambar tersebut. Masih sedikit guru yang bisa mencari gambar di internet, mengedit dan menampilkan di slide power point, menggunakan LCD, dan sebagainya. Masalah yang lain adalah terkait dengan terbatasnya infrastruktur di sekolah-sekolah di Indonesia. Masih sedikit sekolah yang mempunyai LCD di setiap kelasnya, rata-rata hanya dimiliki oleh sekolah yang sudah RSBI maupun SBI.

Usaha yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan memberikan pelatihan kepada para guru mengenai pemanfaatan dan penggunaan teknologi yang berkaitan dengan menampilkan gambar dalam pembelajaran, hal ini mencakup mencari gambar di internet, menyisipkan gambar di power point, dan sebagainya. Kemudian infrastruktur di sekolah harus dilengkapi agar mendukung dalam penggunaan media gambar digital tersebut.
Facebook Twitter Google+

Artikel Terkait:


Post a Comment