Mekanisme Pasar Islami - Islam dan Sistem Pasar

Posted by Budi Wahyono on Friday, November 23, 2012

Secara umum dapat disampaikan bahwa kemunculan pesan moral islam dalam pencerahan teori pasar, dapat dikaitkan sebagai bagian dan reaksi penolakan sosialisme dan sekularisme, ataupun secara khusus ideologi-ideologi yang sudah banyak diansumsikan orang sebagai sistem yang merusak pasar dan memosisikan diri sebagai oposisi dari paham pasar bebas dan terbuka di dunia Arab. Ajaran islam dengan tegas menolak sejumlah ideologi ekonomi yang terkait dengan keagunan private property, kepentingan investor, asceticism authoritarianism (ekonomi terpimpin atau paham mematuhi seseorang atau badan secara mutlak).

Berdagang adalah aktivitas yag paling umum dilakukan di pasar. Untuk itu teks-teks Al-Qur’an selain memberikan stimulasi imperatif untuk berdagang, dilain pihak juga mencerahkan aktivitas tersebut dengan sejumlah rambu atau aturan main yang biasa diterapkan di pasar dalam upaya menegakkan kepentingan semua pihak, baik individu ataupun kelompok. Konsep islam menegaskan bahwa pasar harus berdiri di atas prinsip persaingan bebas. Namun demikian bukan berarti kebebasan tersebut barlaku mutlak, akan tetapi kebebasan yang dibungkus oleh frame aturan syariah. Untuk itu pembahasan mengenai struktur pasar dalam konsep islam akan dimulai dengan pemahaman akan persaingan bebas berikut komponen-komponen yang mengikut pengertian tersebut.

Allah SWT berfirman:
‘Dan kami tidak mengutus rasul-rasul sebelummu, melainkan mereka sesungguhnya memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar……” (QS. Al Furqaan: 20)

Allah SWT berfirman:
“Tidak ada dosa bagimu untuk mencari karunia (rezeki hasil perniagaan) dari Tuhanmu”. (QS. Al Baqarah: 198)

{ 0 comments... read them below or add one }

Post a Comment