Friday, January 11, 2013

Keterkaitan Antara Berpikir Tingkat Tinggi dengan Kemampuan Problem Solving, Berpikir Kritis dan Pengambilan Keputusan

By
Menurut FJ King dalam (www.cala.fsu.edu) “Higher order thinking skills include critical, logical, reflective, metacognitive, and creative thinking. They are activated when individuals encounter unfamiliar problems, uncertainties, questions, or dilemmas.” Berpikir tingkat tinggi dilakukan oleh individu ketika individu tersebut mengalami sebuah masalah. Sehingga keterkaitan antara berpikir tingkat tinggi dengan kemampuan problem solving adalah berpikir tingkat tinggi digunakan untuk melatih kemampuan problem solving. Dalam hal ini berlaku hubungan kausal karena berdasarkan penelitian Asep Kurnia (2008) dengan pendekatan problem solving bisa meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa.

Berpikir kritis adalah proses mental untuk menganalisis atau mengevaluasi informasi. Menurut Michael F. Shaughnessy dalam (http://educationinjapan.wordpress.com) “Higher-order thinking is an umbrella term that encompasses bother critical thinking.” Pendapat ini sejalan dengan pendapat FJ King di atas bahwa kemampuan berpikir kritis termasuk salah satu aspek dalam berpikir tingkat tinggi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa keterkaitan antara berpikir tingkat tinggi dengan kemampuan berpikir kritis adalah kemampuan berpikir kritis termasuk aspek di dalam berpikir tingkat tinggi.

Pengambilan keputusan merupakan suatu proses pemilihan alternatif terbaik dari beberapa alternatif secara sistematis untuk ditindaklanjuti (digunakan) sebagai suatu cara pemecahan masalah. “Decision-making are higher-order thinking skills that give students the ability to think clearly in diverse situations” (http://www.uen.org). Berdasarkan pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa pengambilan keputusan merupakan tindak lanjut dari pemecahan masalah (problem solving), dan pengambilan keputusan termasuk dalam kemampuan berpikir tingkat tinggi.

Berdasarkan uarian di atas dapat disimpulkan bahwa keterkaitan antara berpikir tingkat tinggi dengan kemampuan problem solving, berpikir kritis dan pengambilan keputusan adalah: Berpikir kritis termasuk bagian (aspek) dari berpikir tingkat tinggi. Berpikir tingkat tinggi digunakan individu untuk menyelesaikan masalah (problem solving) dan tindak lanjut dari pemecahan masalah tersebut adalah pengambilan keputusan (decision-making).
Facebook Twitter Google+

Artikel Terkait:

0 comments:

Post a Comment