Tuesday, February 16, 2016

Mengapa Guru Harus Kreatif?

By
Akhir-akhir ini profesi guru cenderung mulai banyak diminati oleh hampir sebagian anak bangsa, meskipun kecenderungan ini lebih didasarkan pada adanya peningkatan kesejahteraan guru.

Saat ini kesejahteraan guru mulai diperhatikan oleh pemerintah, sementara itu diakui pula bahwa posisi guru di masyarakat dianggap sebagai individu yang bersahaja dan terhormat karena mempunyai kompetensi nilai, kepribadian serta skill di atas rata-rata masyarakat sekitarnya.

Di sisi lain, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sumber daya manusia terdidik menempatkan pendidikan sebagai kompetensi dasar guna memenuhi kebutuhan peningkatan kualitas hidupnya. Untuk itu tuntutan terhadap layanan pendidikan yang bermutu semakin menguat.

Dengan demikian pendidikan harus diorganisir dalam sebuah sistem supaya investasinya jelas, efektif dan terkendali. Layanan pendidikan yang bermutu dalam pendekatan sistem (input-proses-output), memosisikan guru sebagai komponen esensial dalam sistem pendidikan, khususnya dalam proses pembelajaran.

Perannya sangat strategis, terutama dalam kegiatan pembelajaran, peran guru sebagai agen perubahan dalam proses pembelajaran berfungsi untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Sumber Gambar: sekolahmenyenangkan.org

Guru menjadi faktor kunci untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab.

Dengan demikian peran guru menjadi utama dalam pembangunan nilai keunggulan setiap anak bangsa. Tuntutan masyarakat terhadap layanan pendidikan yang bermutu semakin mendorong guru untuk kreatif menciptakan layanan pembelajaran inovatif, berpusat pada siswa dan dilandasi nilai-nilai religi dan kearifan lokal.

Nilai-nilai religi dan kearifan lokal menjadi “ruh” dan pendukung kekuatan (support power) bagi guru untuk lebih memerankan kedudukan dan fungsi profesionalnya serta meningkatkan layanan pendidikan yang berkualitas, terjangkau, dan berkeadilan.

Bagimanakah seorang guru yang kreatif? Sebuah pertanyaan yang mendasar dan harus menggugah hati nurani guru-guru kita.

Sumber:
Hamzah B. Uno & Nurdin Mohamad. 2015. Belajar dengan Pendekatan PAILKEM. Jakarta: Bumi Aksara.
Facebook Twitter Google+

Artikel Terkait:

0 comments:

Post a Comment