Thursday, April 24, 2014

Eksternalitas dalam Perekonomian

By
Eksternalitas, sebelum membahas konsep ini lebih jauh, kita flash back sejenak tentang kekuatan “tangan tak tampak” (invisible hand) yang dikemukakan oleh Adam Smith.

Kekuatan “tangan tak tampak” (invisible hand) Adam Smith yang terkandung dalam pasar mengarahkan permintaan dan penawaran untuk memaksimalkan total keuntungan pasar, bagi seluruh masyarakat yang bersangkutan.

Tetapi kegagalan pasar masih mungkin terjadi.

Eksternalitas dan Inefisiensi Pasar
Eksternalitas adalah dampak tindakan suatu pihak terhadap kondisi orang/pihak lain. Eksternalitas menyebabkan inefisiensi pasar, dan dengan demikian pasar tersebut gagal untuk memaksimalkan total surplus.

Eksternalitas muncul ketika seseorang terlibat dalam suatu aktivitas yang mempengaruhi kesejahteraan orang lain, namun orang tersebut tidak membayar atau menerima kompensasi dari dampak tindakannya itu.

Jika dampaknya merugikan, maka disebut eksternalitas negatif. Sebaliknya, jika dampaknya menguntungkan disebut eksternalitas positif.

Perhatikan kurva di bawah ini:

Eksternalitas dalam Perekonomian

Kuantitas yang diproduksi dan dikonsumsi di dalam ekuilibrium adalah efisien. Dalam arti, bahwa hal tersebut akan memaksimalkan jumlah surplus produsen dan konsumen.

Jika pabrik aluminium menyebar polusi (eksternalitas negatif), maka biaya bagi masyarakat memproduksi aluminium lebih besar daripada biaya untuk produsen aluminium. Untuk setiap unit aluminium yang dihasilkan, biaya sosial meliputi biaya-biaya pribadi produsen ditambah biaya untuk orang lain yang terpengaruh oleh polusi.

Referensi:
Mankiw, N. Gregory. 2012. Principles of Microeconomics: 6th Edition. South-Western Cengage Learning. (E-Book).

Kelanjutan materi ini dapat diunduh
Facebook Twitter Google+

Artikel Terkait:

0 comments:

Post a Comment