Saturday, March 9, 2013

Cara Promosi Produk

By
Ada beberapa cara yang dapat ditempuh perusahaan untuk Promosi Produk, yaitu:

1. Periklanan
Dalam membuat program periklanan, manajer pemasaran harus selalu memulai dengan mengidentifikasi pasar sasaran dan motif pembeli. Kemudian membuat lima keputusan utama dalam pembuatan program periklanan yang disebut 5M, yaitu:

Apakah tujuan periklanan? (mission)
Berapa dana yang akan digunakan? (money)
Apakah pesan yang ingin disampaikan? (message)
Apakah media yang akan digunakan? (media)
Bagaimana mengevaluasi hasilnya? (measurement)

Mission
Langkah pertama dalam membuat program periklanan adalah menetapkan tujuan periklanan. Tujuan ini harus berasal dari keputusan sebelumnya mengenai pasar sasaran, penempatan pasar dan bauran pemasaran. Tujuan periklanan dapat digolongkan menjadi untuk menginformasikan, membujuk dan mengingatkan.

Money
Setelah menentukan tujuan periklanan, perusahaan kemudian membuat anggaran periklanan. Pengenggaran ini antara lain mencakup biaya pemasangan, frekuensi pemasangan, kualitas produk periklanan, dan sebagainya.

Message
Beberapa orang kreatif menggunakan kerangka deduktif untuk memperoleh kesan iklan. Maloney mengusulkan suatu kerangka dimana pembeli mengharapkan satu dari empat jenis imbalan dari produk, yaitu: rasional, sensasi, sosial, atau kepuasan diri. Pembeli memvisualisasikan imbalan ini dari pengalaman hasil menggunakan, pengalaman penggunaan produk, atau pengalaman kejadian penggunaan.

Media
Tugas pengiklan berikutnya adalah memilih media periklanan untuk menyampaikan pesan iklannya. Tahap-tahapnya adalah memutuskan jangkauan, frekuensi, dan pengaruh yang diinginkan; memilih di antara berbagai jenis media utama; memilih media tertentu; dan memutuskan waktunya.

Measurement
Perencanaan dan pengendalian periklanan yang baik sangat bergantung pada ukuran-ukuran efektivitas periklanan. Umumnya pengiklan berusaha mengukur pengaruh komunikasi dari suatu iklan, yaitu potensi pengaruhnya pada kesadaran, pengetahuan, atau preferensi. Mereka ingin mengukur pengaruh penjualan tetapi merasa bahwa hal itu terlalu sulit diukur, namun keduanya dapat diriset.

2. Pemasaran Langsung
Pemasaran langsung adalah sistem pemasaran interaktif yang menggunakan satu atau lebih media periklanan (pos langsung, katalog, pemasaran jarak jauh, belanja lewat alat elektronik, dan lain-lain) untuk memengaruhi respon yang terukur dan atau transaksi di lokasi manapun.

3. Promosi Penjualan
Promosi penjualan terdiri dari kumpulan kiat insentif yang berbeda-beda, umumnya berjangka pendek, dirancang untuk mendorong pembelian yang lebih cepat dan atau lebih besar dari suatu produk/jasa tertentu. Apabila iklan menawarkan alasan untuk membeli, maka promosi penjualan menawarkan insentif untuk membeli. Contoh: kupon, potongan harga, undian, dan sebagainya.

 
4. Hubungan Masyarakat (Public Relation = PR)
Perusahaan juga harus berhubungan dengan kumpulan kepentingan publik yang besar. Publik adalah kelompok manapun yang memiliki kepentingan actual dan potensial atau pengaruh terhadap kemampuan perusahaan untuk mencapai tujuannya. Kiat utama PR adalah publikasi, peristiwa, berita, pidato, kegiatan pelayanan masyarakat, bahan tulisan, bahan audiovisual, dan jasa informasi telepon.

5. Tenaga Penjualan
Tenaga penjualan berfungsi sebagai penghubung pribadi dengan pelanggan, yang akan banyak memberikan pengetahuan mengenai pelanggan yang dibutuhkan.

Sumber:
Daryanto. 2011. Sari Kuliah Manajemen Pemasaran. Bandung: Satu Nusa.
Facebook Twitter Google+

Artikel Terkait:

0 comments:

Post a Comment